Sunday, April 20, 2014

Arsitektur Informasi

Suatu organisasi, arsitektur informasi merinci struktur dari semua informasi yang digunakan oleh organisasi. Struktur ini menggunakan tiga dimensi:
1. apa yang disimpan?
2. dimana ditempatkan?
3. bagaimana dia dipindahkan dari tempat ke tempat.
Arsitektur informasi biasanya dibahas pada tingkat logik dan fisik. Arsitektur informasi yang logik menggambarkan kesatuan bisnis yang digunakan oleh organisasi dan hubungannya dengan satu sama lain. Contoh kesatuan bisnis mungkin meliputi karyawan, kelompok, perdagangan, rekening, pesanan pembelian, dan lain-lain.
Arsitektur Informasi

Tingkatan fisik dari arsitektur informasi meliputi bagaimana struktur logis informasi dipelihara. Informasi dapat disimpan dalam basisdata relasional, gudang data (data warehouses), sumber eksternal, sistem manajemen dokumen, dan lain-lain.
Ketikainformasi disimpan didalambasisdata relasional, struktur kunci dari kesatuan informasi ditetapkan seperti halnya kunci asing (foreign key) yang digunakan untuk berhubungan dengan kesatuan untuk satu sama lain. Tingkatan fisik juga mengidentifikasi karakteristik penyimpanan kesatuan dan atribut mereka.
Di beberapa perusahaan, informasi direplikasi ulang dalam beberapa penyimpanan informasi. Ini bisa terjadi dengan merancang (perpindahan informasi dari suatu basisdata operasional ke gudang data yang digunakan untuk inteligen bisnis) atau dengan secara kebetulan (pengadaan organisasi lainatauaplikasi). Arsitektur Informasi berhadapan dengan masalah ini dengan mengidentifikasi sistem rekord untuk semua jenis informasi dan arus data yang diperlukan untuk pergerakan data dari sistem sumber ke sistem record dan dari sistem rekord ke sistem target.
Read more >>

Perkembangan Teknologi Informasi dan Teknologi Komputer

Dalam kesempatan ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan yang saya ketahui yaitu Perkembangan Teknologi Informasi dan Teknologi Komputer. Bagi anda yang belum mengetahui perkembangannya bisa dibaca penjelasan saya berikut ini:

Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepatnya telah membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnya. Setidak-tidaknya ada empat era penting sejak ditemukannya komputer sebagai alat pengolah data sampai dengan era Internet saat komputer menjadi senjata utama dalam berkompetisi.
Setiap era memiliki karakteristik masing-masing, dan secara langsung maupun tidak langsung memiliki hubungan yang erat dengan alam kompetisi dunia usaha, baik secara makro maupun mikro. Yang harus dipahami, tidak semua negara di dunia telah memasuki pemanfaatan komputer yang dicirikan oleh era keempat selain negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, Jerman, Inggris dan negara-negara besar lainnya.

Perkembangan Teknologi Komputer
Tidak dapat disangkal, bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi Internet, e-commerce, EDI, dan sebagainya telah menerobos batas- batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi dibidang sistem informasi.
Data atau informasi yang pada zaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saatinidapat dilakukan dalam hitungan detik. Tidak berlebihan jika salah satu paket IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut “seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar yang dapat dipacu dengan kecepatan maksimum 10.000 Km/Jam, dan dengan harga beli hanya 1 dolar“.

- Era Komputerisasi
Periode ini dimulai sekitar tahun 1960-an ketika minicomputer dan mainframe diperkenalkan perusahaan, seperti IBM ke dunia industri. Kemampuan menghitung yang sedemikian cepat menyebabkan banyak sekali perusahaan yang memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan data. Pemakai komputer dimasa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, menggunakan komputer jauh lebih efisien (dari segi waktu dan biaya) dibanding dengan mempekerjakan berpuluh-puluh SDM untuk hal serupa.
Pada era tersebut belum terlihat suasana kompetisi yang sedemikian ketat.Jumlahperusahaanpun masihrelatifsedikit. Kebanyakan perusahaan besar secara tidak langsung memonopoli pasar-pasar tertentu, karena belum ada pesaing yang berarti. Hampir semua perusahaan besar yang bergerak dalam bidang infrastruktur (listrik telekomunikasi) dan pertambangan pada saat itu membeli perangkat komputer untuk membantu kegiatan administrasi.
Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu adalah untuk administrasi back office, terutama yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan. Dipihak lain, kemampuan mainframe untuk melakukan perhitungan rumit juga dimanfaatkan perusahaan untuk membantu menyelesaikan masalah- masalah teknis operasional, seperti simulasi perhitungan pada industri pertambangan dan manufaktur.

- Era Teknologi Informasi
Kemajuan teknologi digital yang dipadu dengan telekomunikasi telah membawa komputer memasuki masa-masa “revolusi-nya. Awal tahun 1970-an, teknologi PC mulai diperkenalkan sebagai alternatif pengganti minicomputer. Dengan seperangkat komputer yang dapat ditaruh dimeja kerja (desktop), seorang manajer atau teknisi dapat memperoleh data atau informasi yang telah diolah oleh komputer (dengan kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan minicomputer bahkan mainframe).
Kegunaan komputer diperusahaan tidak hanya untuk meningkatkan efesiensi, tapi juga untuk mendukung terjadinya proses kerja yang lebih efektif. Tidak seperti halnya pada era komputerisasi ketika komputer hanya menjadi “milik pribadi” Divisi EDP (Electronic Data Processing) perusahaan, diera kedua inisetiap individu diorganisasi dapat memanfaatkan kecanggihan komputer, seperti untuk mengolah basisdata, spreadsheet, maupun data processing (end user computing). Pemakai komputer dikalangan perusahaan semakin marak, terutama didukung oleh alam komputerisasi yang telah berubah dari monopoli menjadi pasar bebas. Secara tidak langsung perusahaan telah memanfaatkan teknologi komputer sangat efisien dan efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian prosesnya masih dikelola secara manual.
Pada era inilah komputer memasuki babak barunya, yaitu sebagai suatu fasilitas yang dapat memberikan keuntungan kompetisi bagi perusahaan, terutama yang bergerak dibidang pelayanan atau jasa.

- Era Sistem Informasi
Teori-teori manajemen organisasi secara intensif mulai diperkenalkan di awal tahun 1980-an. Teori yang paling banyak dipelajari dan diterapkan adalah mengenai manajemen perubahan (change management). Pada hampir semua kerangka teori manajemen perubahan ditekankan pentingnya teknologi informasi sebagai salah satu komponen utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan yang ingin menang dalam persaingan bisnis. Seperti pada kedua era sebelumnya yang lebih menekankan pada unsur teknologi, pada era manajemen perubahaan yang lebih ditekankan adalah sistem informasi, karena komputer dan teknologi informasi merupakan komponen dari sistem tersebut.
Kunci keberhasilan perusahaan di era tahun 1980-an adalah penciptaan dan penguasaan informasi secara cepat dan akurat. Beberapa ahli manajemen menekankan bahwa perusahaan yang menguasai informasilah yang memiliki keunggulan kompetitif di dalam lingkungan makro “regulated free market“. Pada periode ini,perubahaan secarafilosofidariperusahaan tradisional menuju perusahaan modern terletak bagaimana menajemen melihat kunci kinerja perusahaan. Organisasi tradisional melihat struktur perusahaan sebagai kunci utama pengukuran kinerja, sehingga semuanya diukur secara hirarki berdasar kandivisi-divisiatau departemen.
Dalam teori organisasi modern, ketika persaingan bebas telah menyebabkan customer harus pandai-pandai memilih produk yang beragam dipasar, proses penciptaan produk atau pelayanan kepada pelanggan merupakan kunci utama kinerja perusahaan. Keadaan ini sering diasosiakan dengan istilah manajemen seperti “market driven” atau “customer base company” yang pada intinya adalah penilaian kinerja perusahaan dari kepuasan para pelanggannya. Dan yang sangat jelas dalam format kompetisi yang baru ini adalah bahwa peranan komputer dan teknologi informasi yang digabungkan dengan komponen lain seperti proses, prosedur, struktur organisasi, SDM, budaya perusahaan, manajemen dan komponen terkait lainnya, dalam membentuk sistem informasi yang baik, merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan secara strategis.
Tidak dapat disangkal lagi bahwa kepuasan pelanggan terletak pada kualitas pelayanan. Pada dasarnya, dalam memilih produk atau jasa yang dibutuhkannya, seorang pelanggan akan mencari perusahaan yang menjual produk atau jasa tersebut lebih murah (cheaper), lebih baik (better), dan lebih cepat (faster).
Disinilah peranan sistem informasi sebagai komponen utama dalam memberikan keunggulan kompetitif perusahaan. Oleh karena itu kunci kinerja perusahaan adalah pada proses yang terjadi baik di dalam perusahaan (back office) maupun yang langsung bersinggungan dengan pelanggan (front office). Dengan memfokuskan diri pada penciptaan proses (business process) yang efisien, efektif, dan terkontrol dengan baiklah sebuah perusahaan akan memiliki kinerja yang handal.
Tidak heran bahwa di era tahun 1980-an sampai dengan awal tahun 1990-an terlihat banyak sekali perusahaan yang melakukan BPR (Business Process Reengineering), restrukturisasi, implementasi ISO-9000, implementasiTQM, instalasi dan pemakaian sistem informasi korporat (SAP, Oracle, BAAN) dan lain sebagainya.
 

- Era Globalisasi Informasi
Ketika sebuah Seminar Internasional mengenai Internet diselenggarakan di San Fransisco pada tahun 1996, para praktisi teknologi informasi yang dahulu bekerja sama dalam penelitian untuk memperkenalkan Internet ke dunia industri pun secara jujur mengaku bahwa mereka tidak pernah menduga perkembangan Internet akan menjadi seperti ini. Ibaratnya mereka melihat bahwa yang ditanam adalah benih pohon ajaib, yang tiba-tiba membelah diri menjadi pohon raksasa yang tinggi menjulang. Sulit untuk menemukan teori yang dapat menjelaskan semua fenomena yang terjadi sejak awal tahun
1990-an ini, namun fakta yang terjadi dapat disimpulkan sebagai berikut :
Tidakadayangdapatmenahanlajunyaperkembangan teknologi informasi. Keberadaannya telah menghilangkan garis-garis batas antar negara dalam hal flow of information. Tidak ada negara yang mampu mencegah mengalirnya informasi dari atau keluar negara lain, karena batasan antar negara tidak kenal dalam dunia maya. Penerapan teknologi seperti LAN, WAN, GlobalNet, Internet, Intranet, dan Ekstranet semakin hari semakin merata dan membudaya dimasyarakat. Terbukti sangat sulit untuk menentukan perangkat hukum yang sesuai dengan terbukti efektif untuk menangkal segala hal yang berhubungan dengan penciptaan dan aliran informasi.
Perusahaan-perusahaan pun sudah tidak terikat lagi pada batasan fisik. Melalui dunia maya, seseorang dapat mencari pelanggan di seluruh lapisan masyarakat dunia yang terhubung dengan jaringan Internet. Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyberspace melalui transaksi elektronik dengan pembayaran secara elektronik pula (electronic payment). Kemudahan- kemudahan yang ditawarkan perangkat canggih teknologi informasi telah mengubah mindset manajemen perusahaan sehingga tidak jarang terjadi perusahaan yang banting stir menggeluti bidang lain.
Bagi negara dunia ketiga atau yang sedang berkembang, dilema mengenai pemanfaatan teknologi informasi amat terasa. Disatu sisi banyak perusahaan yang belum siap karena struktur budaya atau SDM-nya, sementara dipihak lain investasi besar harus dikeluarkan untukmembeli perangkat teknologi informasi. Tidakmemiliki teknologi informasi, berarti tidak dapat bersaing dengan perusahaan multinasional lainnya, alias harus gulung tikar.
Lingkungan bisnis yang ada pada saat ini sedemikian seringnya berubah dan dinamis. Perubahan yang terjadi tidak hanya sebagai dampak kompetisi yang ketat, namun dipengaruhi juga dengan faktor-faktor eksternal lainya seperti politik, ekonomi dan sosial budaya yang secara tidak langsung menghasilkan kebijakan atau peraturan baru yang harus ditaati perusahaan.
Secara operasional, tentu saja fenomena ini sangat menyulitkan para praktisi teknologi informasi dalam menyusun sistemnya. Tidak jarang terjadi perubahan kebutuhan sehingga harus diadakan analisis ulang terhadap sistem yang akan dibangun. Dengan mencermati keadaan ini, jelas terlihat kebutuhan baru akan teknologi yang mampu adaptif terhadap perubahan. Para praktisi negara maju menjawab tantangan ini dengan menghasilkan produk-produk aplikasi yang berbasis objek, seperti OOP (Object Oriented Programming), OODBMS (Object Oriebted Database Management System), dan sebagainya.
Dari keempat era diatas terlihat bagaimana alam kompetisi dan kemajuan teknologi informasi sejak dipergunakannya komputer dalam industri sehingga terkait erat satu dengan lainnya pada saat sekarang. Memasuki babak informasi berarti memasuki dunia dengan teknologi baru, teknologi informasi.
Itulah Perkembangan Teknologi Informasi dan Teknologi Komputer, semoga apa yang saya bagikan diatas dapat menambah wawasan kita dalam dunia teknologi dan informasi.
Read more >>

Keberhasilan Dan kegagalan Dengan Teknologi Informasi (TI)

Kali ini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang Keberhasilan dan Kegagalan degnan Teknologi Informasi (TI). Keberhasilan sistem informasi tidak seharusnya diukur hanya melalui efisiensi dalamhal meminimalkan biaya, waktu dan penggunaan sumberdaya informasi. Keberhasilan juga harus diukur dengan efektifitas teknologi informasi dalam mendukung strategi bisnis organisasi, memungkinkan proses bisnisnya, meningkatkan struktur organisasi dan budaya, serta meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis perusahaan. Tabel dibawah ini mengilustrasikan tantangan dan peluang yang dihadapi para manajer bisnis dalam mengelola sistem informasi dan teknologinya untuk memenuhi tujuan bisnis.
Tabel 1.1 Mengilustrasikan tantangan dan peluang yang dihadapi para manajer bisnis dalam mengelola sistem informasi dan teknologinya untuk memenuhi tujuan bisnis


Perusahaan    Bisnis Strategi/         Proses/ Struktur/ Budaya
Teknologi Informasi
Nilai Pelanggan Dan
Nilai Bisnis
Tantangan Bisnis TI
-       Kebutuhan atas kecepatan dan fleksibilitas pengembangan siklus produk, proses manufaktur, dan siklus pengiriman.
-       Perekayasaan
ulang dan integrasi lintas fungsi proses bisnis dengan menggunakan teknologi Internet.
-       Integrasi e-
business dan e- commerce ke dalam strategi, proses, struktur, dan budaya organisasi.
Perkembangan  Bisnis/ TI
-       Penggunaan Internet, Intranet, Ekstranet, dan Web sebagai infrastruktur TI utama.
-       Difusi teknologi
web untuk para pegawai, pelanggan, dan pemasok yang bekerja dengan Internet.
-       Komputer
berjaringan global, kerja sama, dan sistem pendukung keputusan
Tujuan Bisnis/ TI
-       Memberi para pelanggan apa mereka inginkan, kapan dan bagaimana mereka menginginkan, dengan harga terendah.
-       Koordinasi
pemanufakturan dan proses bisnis dengan para pemasaran dan pelanggan.
-       Kemitraan
saluran pemasaran dengan para pemasok dan penyalur.
Itulah Keberhasilan Dan kegagalan Dengan Teknologi Informasi (TI), semoga informasi yang saya berikan ini dapat bermanfaat.
Read more >>

Keuntungan Teknologi Informasi

Apa sih Keuntungan Teknologi Informasi itu? Jika belum tahu ini dia jawabannya. Salah satu keuntungan utama Teknologim Informasi (TI) adalah bahwa perusahaan sekarang mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dengan cepat untuk semua organisasi, nasional, dan bentuk internasional (James Taylor, 2004). Dengan kemampuan penemuan baru ini, tiap-tiap perusahaan mempunyai kesempatan untuk membuat proses manajemen mereka yang lebih efisien dan efektif. Sangat disayangkan, banyak bisnis yang tidak mempunyai keahlian atau kecenderungan budaya untuk membuat perubahan yang diperlukan. Ini merupakan suatu tantangan utama untuk menyesuaikan manajemen dan proses pendukung untuk bisa menerima seiring dengan perubahan Teknologi Informasi.
Keuntungan Teknologi Informasi
Itulah sedikit penjelasan yang bisa saya berikan tentang Keuntungan Teknologi Informasi, semoga apa yang saya sampaikan diatas dapat bermanfaat.
Read more >>

Fungsi Teknologi Informasi

Dalam artikel sebelumnya saya menyampaikan pengertian Teknologi informasi, kali ini akan saya sampaikan tentang Fungsi Teknologi informasi. Apa sih fungsi teknologi informasi itu? mari kita bahas, perhatikan gambar berikut ini.
Fungsi Teknologi Informasi

- Capture: proses penyusunan rekord aktifitas yang terperinci.
- Processing: proses mengubah, menganalisa, menghitung, dan mengumpulkan semua bentuk data atau informasi.
• pengolahan data.
• pengolahan informasi.
• pengolahan kata.
• pengolahan gambar.
• pengolahan suara.
- Generation: proses yang mengorganisir informasi ke dalam bentuk yang bermanfaat, apakah sebagai angka-angka, teks, bunyi, atau gambar visual.
- Storage and Retrieval: storage adalah proses komputer penguat informasi untuk penggunaan masa depan. Retrieval adalah proses dimana penempatan komputer dan menyimpan salinan data atau informasi untuk pengolahan lebih lanjut atau untuk ditransmisikan ke pengguna lain.
- Transmission: proses komputer mendistribusikan informasi melalui jaringan komunikasi.
• Electronic Mail, atau E-Mail
• Voice Messaging, atau Voice Mail
Gimana sekarang sudah mengerti kan apa saja Fungsi Teknologi Informasi itu, semoga informasi diatas bermanfaat ya.
Read more >>

Pengertian Teknologi Informasi

Apa yang dimasud dengan Teknologi Informasi?, tahukah kamu Pengertian Teknologi Informasi?.Dalam bukunya Senn mengatakan istilah Teknologi (TI) digunakan untuk mengacu pada suatu item yang bermacam-macam dan kemampuan yang digunakan dalam pembuatan, penyimpanan, dan penyebaran data dan informasi. Komponen utamanya ada tiga yaitu komputer (computer), komunikasi (communication), dan keterampilan (know-how).
Berikut ini adalah Gambar Kekuatan Teknologi Informasi
Pengertian Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI) dan penggunaannya dalam sistem informasi telah menciptakan peluang berkarir yang menarik. Peluang mendapatkan pekerjaan dalam bidang sistem informasi sangat bagus, karena berbagai organisasi terus memperluas penggunaan teknologi informasi mereka.
Dengan ditemukan berbagai macam teknologi yang mendukung informasi ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, dimana setiap informasi yang ada di dunia ini dapat kita dapatkan dengan waktu yang relatif singkat.
Berinvestasi dalam teknologi informasi memungkinkan perusahaan membangun kemampuan TI strategis yang memungkinkannya untuk mengambil keuntungan dari peluang strategis ketika peluang-peluang tersebut muncul. Dalam banyak kejadian, hal ini terjadi ketika perusahaan berinvestasi dalam sistem informasi canggih berbasis komputer untuk meningkatkan efesiensi proses bisnisnya sendiri.
Di beberapa perusahaan, informasi direplikasi ulang dalam beberapa penyimpanan informasi. Ini bisa terjadi dengan merancang (perpindahan informasi dari suatu basisdata operasional ke gudang data yang digunakan untuk inteligen bisnis) atau dengan secara kebetulan (pengadaan organisasi lain atau aplikasi).
Demikian penjelasan yang dapat saya bagikan mengenai yang dimaksud dengnan Pengertian Teknologi Informasi. Semoga penjelasan yang saya sampaikan di atas dapat bermanfaat.

Read more >>

Pengertian Teknologi

Tahukah kamu apa pengertian Teknologi/ definisi Teknologi?. Beberapa pengertian teknologi telah diberikan antara lain oleh David L.GOETCH: people tools, resources, to solve problems or to extend their capabilities. Sehinga teknologi dapat dipahami sebagai "upaya" untuk mendapatkan suatu "produk" yang dilakukan oleh manusia dengan memanfaatkan peralatan (tools), proses dan sumberdaya (resources).
Pengertian yang lain, telah diberikan oleh Arnold Pacey "The application as scientific and other knowledge to practical task by ordered systems. that involve people and organizations, living things and machines". Dari definisi ini jelas, bahwa teknologi tetap terkait pada pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaannya, karena itulah teknologi tidak bebas organisasi, tidak bebas budaya dan sosial, ekonomi dan politik.
Definisi teknologi yang lain diberikan oleh Rias Van Wyk "Technology is a "set of means" created by people to facilitate human endeavor".
Definisi lain oleh Technology Plan 2004-2005 “Technology can be any tool, device, program, or system that when applied to the educational environment will increase productivity, creativity, and/or achievement of students, faculty, and staff and will prepare them for new roles in learning, living, and working”. Teknologi bisa mencakup, tetapi tidak terbatas untuk komputer, televisi, VCR dan DVD, alat presentasi audio/ visual, sistem satellite broadcast, alat adaptive, infrastruktur networking, instruksional, operasional, dan program manajemen.
Pengertian Teknologi

Dari definisi tersebut, ada beberapa esiensi yang terkandung yaitu:
1. Teknologi terkait dengan ide atau pikiran yang tidak akan pernah berakhir, keberadaan teknologi bersama dengan keberadaan budaya umat manusia.
2. Teknologi merupakan kreasi dari manusia, sehingga tidak alami dan bersifat buatan (artificial).
3. Teknologi merupakan himpunan dari pikiran (set of means), sehingga teknologi dapat dibatasi atau bersifat universal, tergantung dari sudut pandang analisis.
4. Teknologi bertujuan untuk memfasilitasi ikhtiar manusia (humanendeavor). Sehingga teknologi harusmampu meningkatkan performa kemampuan manusia.

Dari definisi di atas, ada tiga entitas yang terkandung dalam teknologi yaitu, keterampilan (skill), logika berfikir (algorithma) dan perangkat keras (hardware). Dalam pandangan management of technology, teknologi dapat digambarkan dalam beragam cara, yaitu:
1. Teknologi sebagai makna untuk memenuhi suatu maksud di dalamnya terkandung apa saja yang dibutuhkan untuk merubah sumberdaya (resources) ke suatu produk atau jasa.
2. Teknologi tidak ubahnya sebagai pengetahuan, sumberdaya yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan (objective).
3. Teknologi adalah suatu tubuh dari ilmu pengetahuan dan rekayasa (engineering) yang dapat diaplikasikan pada perancangan produk dan atau proses atau pada penelitian untuk mendapatkan pengetahuan baru.
Itulah yang dimaksud dengan pengertian teknologi semoga penjelasan diatas bisa menambah wawasan kita.
Read more >>

Pengantar Teknologi Komputer

Pembahasan pertama ini saya akan memberikan tentang apa itu Pengantar Teknologi Komputer. Sebenarnya 50 tahun yang lalu, komputer yang secara harafiah telah mengelilingi sebagian besar orang-orang Amerika di dalam hidup mereka sehari-hari. Mereka dengan mudah mengenali bentuk mainframe dan minicomputer yang dapat ditemukan pada kebanyakan bisnis, kantor pemerintah, dan sekolah. Komputer mikro dapat ditemukan pada kebanyakan bisnis dan di rumah yang digunakan untuk pengolah kata, penyimpanan informasi, game pertunjukan, dan belanja elektronik. Komputer juga banyak ditemukan pada peralatan rumah, perangkat telekomunikasi dan lain-lain.
Pengantar Teknologi Komputer

Dengan ditemukan berbagai macam teknologi yang mendukung informasi ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, dimana setiap informasi yang ada di dunia ini dapat kita dapatkan dengan waktu yang relatif singkat. Karena kemampuan meningkat dalam bidang teknologi dan karena peralatan menjadi murah dan lebih kuat serta mudah dibawa disertai dengan perkembangan aplikasi komputer menyebabkan perkembangan informasi semakin cepat.
Masalah teknologi informasi diyakini bahwa teknologi informasi akan menjadi penggerak utama dan sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dunia ke depan. Teknologi informasi juga dipandang sebagai hal yang sangat penting dalam perluasan kesempatan belajar serta perolehan informasi masyarakat di dunia.
Itulah sedikit yang bisa saya berikan tentang pengantar teknologi komputer semoga bermanfaat.
Read more >>